Suara.com - Seorang pecinta alam membiarkan dirinya dimakan hidup-hidup oleh seekor anaconda agar bisa membuat film tentang isi dari ular raksasa tersebut. Paul Rosolie menggunakan kostum khusus sebelum membiarkan Anacona itu memakan dirinya.
Film yang dibuat Paul itu rencananya akan diputar pada musim panas nanti sebagai bagian dari acara Eaten Alive. Paul melakukan adegan membahayakan ini dalam rangka meningkatkan kesadaran terhadap habitat ular.
Paul (30 tahun) sangat yakin dengan kostum yang dikenakannya itu. Justru, dia merasa khawatir anaconda itu akan ‘terluka’ setelah memakan dirinya.
“Saya tidak ingin membuat ular itu menjadi stress. Saya hanya ingin memastikan bahwa kostum yang saya pakai halus dan tidak akan melukai ular itu,” ujarnya.
“Saya sama sekali tidak takut. Kami sudah menguji coba kostum ini jadi kami tahu kostum ini akan membuat saya aman,” jelasnya.
Para penonton bisa menyaksikan Paul dimakan hidup-hidup oleh anaconda dengan tinggi 25 kaki dan berat 400 pon. Perlu 12 orang untuk menangkap ular tersebut. Kostum yang dipakai Paul melindunginya dari lilitan ular dan juga racun di dalam perutnya. Selain itu, kostum itu juga berisi oksigen yang cukup untuk tiga jam dan juga alat komunikasi serta kamera. (NYPost/Mirror)
Berita Terkait
-
Review Film Anaconda: Meta Remake yang Penuh Punchline Komedi!
-
5 Rekomendasi Film Seru Sambut Natal dan Tahun Baru 2026
-
8 Rekomendasi Film Hollywood Tayang Desember, Siap Ramaikan Liburan Akhir Tahun
-
Sony Rilis Trailer Anaconda: Adaptasi Baru Thriller Klasik 1997
-
Sony Pictures Bagikan Trailer Film Anacaonda Terbaru, Ularnya Makin Ganas!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Tak Hanya Kekerasan Anak, LPSK Endus Dugaan Penipuan hingga Malapraktik di Daycare Little Aresha
-
Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?
-
Target 120 Juta Motor Listrik Dinilai Belum Realistis, IESR Soroti Infrastruktur dan Beban Fiskal
-
KAI Akan Tutup Perlintasan Tak Penuhi Syarat Keselamatan, Termasuk yang Dibuka Warga
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Sempat Tanya Menu Makan Malam, Jadi Pesan Terakhir Arinjani Sebelum Tewas Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Andi Gani Tegaskan Perayaan May Day di Monas 'Nol Dana Negara' Meski akan Dihadiri Prabowo
-
Pola Kekerasan Sejak Lama, LPSK Sebut Masih Ada Potensi Lonjakan Korban Daycare Little Aresha
-
Krisis Energi Tekan Kelas Menengah Indonesia, Satu Guncangan Bisa Jadi Miskin