Suara.com - Warren Buffet, orang terkaya nomor dua di Amerika mendukung Hillary Clinton untuk menjadi Presiden. Perusahaan Buffet, Berkshire Hathaway sudah memberikan sumbangan sebesar 25 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp300 juta kepada Ready for Hillary, organisasi yang akan mendukung langkah Hillary menuju Gedung Putih.
Sejak 15 Oktober lalu, grup itu sudah mendapatkan dana 10 juta dolar Amerika atau sekitar Rp120 miliar. Bukan rahasia lagi bahwa Buffet adalah pendukung Hillary. Beberapa waktu lalu, dia mengatakan bahwa Hillary akan menang dalam pemilu Presiden Amerika.
Ketika Hillary maju dalam pemilu presiden empat tahun lalu, Buffet juga ikut berkontribusi dalam kampanye yang dilakukan istri mantan Presiden Bill Clinton tersebut.
Bukan hanya Buffet, miliuner yang memberikan dukungan kepada Hillary. Miliuner lainnya yang sudah menyatakan akan mendukung Hillary adalah George Soros dan Alice Walton (pemilik Walmart-red). Dukungan itu dipastikan tidak akan membuat Hillary kesulitan dalam hal penggalangan dana. Hingga kini, Hillary belum memutuskan apakah akan maju atau tidak dalam pemilu presiden.(USAToday)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual