Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona H Laoly mengatakan sudah menerima berkas pendaftaran kepengurusan Partai Golkar hasil Munas IX di Bali versi kelompok Aburizal Bakrie, Senin (8/12/2014).
Rencananya, pada hari ini juga, kelompok Agung Laksono juga akan mendaftarkan pengurus partai periode 2014-2019 hasil Munas IX di Jakarta Utara ke Kemenkumham.
"Semua orang tentu bisa datang ke menteri dan saya tidak bisa nolak," kata Yasona di gedung Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2014).
Namun, Yasona belum tahu pasti jam berapa Agung Laksono datang ke kantornya.
"Bisa saja sudah ke sekjen, tapi saya belum dapat informasi," katanya.
Saat diwawancara wartawan, Yasona sedang bersiap-siap pergi ke Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat.
Anggota Presidium Penyelamat Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa yang merupakan kelompok Agung Laksono sebelumnya juga mengaku belum dapat memastikan kapan datang ke Kemenkumham.
"Saya masih persiapan untuk paripurna, laporan formatur," katanya melalui pesan singkat.
Seperti diketahui, kelompok Aburizal dan Agung Laksono sama-sama menggelar Munas.
Kelompok Aburizal terlebih dahulu menyelenggarakan Munas IX di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, akhir 30 November sampai 4 Desember 2014.
Setelah itu, Agung Laksono membuat Munas tandingan di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, mulai Sabtu (6/12/2014) malam dan berakhir pada Senin (8/12/2014) dini hari.
Panitia Munas Bali dan Ancol sama-sama mengklaim menyelenggarakan acara secara sah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!