Suara.com - Menjelang mudik di hari libur Natal 2014 dan tahun baru 2015, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, terutama kalangan perempuan, untuk selalu waspada di perjalanan. Soalnya, seperti pengalaman tahun-tahun sebelumnya, banyak kasus jambret dan todong.
"Jambret rata-rata korbannya wanita. Karena wanita cara membawa tasnya unik, ditaruh di lengan kemudian naik motor, pelaku dengan mudah menarik tas tersebut," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Kamis (11/12/2014).
Rikwanto mengatakan penjahat jalanan tersebut kerap nekat. Mereka akan menyambar tas korban sampai dapat, sekalipun korbannya jatuh ke jalan raya. Sudah sering terjadi, korban mengalami luka berat, bahkan meninggal akibat insiden tersebut.
"Kami sarankan, untuk mengubah cara membawa tasnya, bisa ditutup dengan jaket agar tidak kelihatan ataupun ditaruh di depan, ini membuat kecil kemungkinan dijambret," kata Rikwanto.
Polda Metro Jaya akan menggelar operasi keamanan menjelang hari raya Natal dan tahun baru.
"Cipta kondisi ini sasarannya, street crime atau kejahatan jalanan seperti pencurian perampokan, termasuk juga kejahatan jalanan yang berisi todong, rampas, jambret, copet. Untuk mengawali dari Operasi Lilin nanti untuk menghadapi Natal dan tahun baru," kata Rikwanto.
Operasi Cipta Kondisi sudah digelar beberapa waktu yang lalu. Dan akan terus digelar sampai dengan Operasi Lilin. Operasi lilin akan laksanakan H-1 atau sebelum tanggal 25 Desember 2014.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend