Suara.com - Meskir digempur habis-habisan oleh militer Ameriksa, tentara Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), masih bisa merebut kota di dekat Ramadi, yang menjadui salah satu kota terbesar di Provinsi Anbar, Irak.
Seperti dilansir kantor berita KUNA, sumber keamanan dari komando operasi Anbar mengungkapkan, akibat kondisi itu tentara Irak di Anbar memberlakukan jam malam di kota Haditha, sebelah barat Ramadi, untuk menghadapi serangan pejuang ISIS.
Sumber itu menambahkan bahwa ISIS mampu mengendalikan barat daya Al-Ramadi setelah tiga hari pertempuran sengit dengan polisi Irak dan milisi suku.
Sumber tersebut mencatat bahwa kekalahan dalam pertempuran di daerah Al-Wafa karena kekurangan amunisi dan serangan sel tidur ISIS di kota itu.
Sementara itu, operasi komando keamanan di Anbar mengumumkan jam malam untuk gerakan kendaraan di kota Haditha untuk mengantipasi serangan gerilyawan, dan mencatat bahwa kota itu masih di bawah kendali mereka.
ISIS menguasai 80 persen dari Provinsi Anbar, dengan pengecualian Haditha dan kota Ramadi, termasuk sejumlah kota di Provinsi Babel. (OANA/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh
-
Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi
-
Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik