Suara.com - Seorang perempuan asal Inggris, Sally Jones mengajak anaknya yang baru berusia 10 tahun bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Jones (45 tahun) menggoda perempuan Inggris lainnya melalui Twitter agar mau bergabung dengan ISIS di Suriah.
Dia mengungkapkan, ISIS bisa memberikan kehidupan yang luar biasa. Mantan anggota grup rock punk itu mengaku tidak punya keinginan lagi untuk mendapatkan uang setelah menjalani kehidupan yang ‘indah’ di Suriah.
Setelah bergabung dengan ISIS, Jones memeluk agama Islam dan menggunakan nama baru Sakinah Hussain. Dia mengungkapkan, ISIS bersedia menanggung ongkos perjalanan bagi perempuan Inggris yang mau bergabung.
“Mereka mengirim uang kepada perempuan yang mengaku ingin bergabung. Para perempuan itu mengambil uang tersebut dan tidak pernah hijrah (migrasi-red),” kata Jones.
Jones mengatakan, sesuai hukum Syariah, perempuan tidak boleh mempunyai karir. “Kami sebagai istri mempunyai kewajiban untuk menjaga suami,” ujarnya.
Ibu dari dua orang anak itu menikah dengan jihadis muda dari Birmingham. Jones juga mengaku tidak ragu untuk memenggal kepala orang Kristen. Ketika ditanya tentang kehidupannya bersama ISIS, Jones mengatakan,” Sangat luar biasa, mereka benar-benar menjaga saya. Anda tidak akan pernah lagi berpikir tentang uang karena hidup disini sangat luar biasa,” tegasnya. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra