Suara.com - Terdakwa kasus kekerasan seksual kepada anak versi petugas kebersihan di Jakarta International School (JIS), Afrisha Setyani (Icha), divonis tujuh tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Mengadili dan menyatakan terbukti secara sah, turut serta melakukan perbuatan cabul karena membantu teman-temanya. Menjatuhkan pidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp100 juta," ujat Ketua Majelis Hakim Ahmad Yunus, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/12/2014).
Menurut hakim jika terpidana tidak bisa membayarkan denda maka akan diganti dengan tambahan hukuman kurungan selama tiga bulan.
Putusan ini lebih rendah daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menunut para terdakwa dengan hukuman penjara selama 10 tahun.
Vonis buat Icha ini lagsung disambut tangis histeris oleh para kerabat dan karyawan JIS yang sengaja datang memberikan dukungan. Mereka saling berpelukan sambil menangis di dalam ruang persidangan.
Icha sendiri terlihat meneteskan air mata dan untuk mencoba tegar dan menerima keputusan majelis hakim.
Icha mendapatkan giliran pertama untuk mendengarkan vonis yang dibacakan secara terbuka untuk umum.
Vonis hakim itu langsung mendapat perlawanan. Kuasa hukum Icha, Isdhawatu akan melakukan banding terhadap putusan majelis hakim.
"Kita akan banding," tegasnya.
Selain Icha, empat terdakwa lainnya, Iskandar, Virgiawan Amin (Awan), Syahrial dan Zainal Abidin juga akan menghadapi sidang putusannya di Ruang Sidang Utama Prof. H. Oemar Seno Adji, di PN Selatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana
-
Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya
-
Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026
-
BRI Siapkan 3 Sektor Bisnis Ini Jadi Tulang Punggung Ekspor Indonesia 2026
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Main Judol, Kemensos Tahan Penyaluran Bantuan
-
Kapolri Listyo Sigit Buka Suara Soal Isu Bakal Diganti
-
22 Juta Investor Kripto Jadi Rebutan, CFX Gandeng 5 Fintech Bangun Ekosistem Aset Digital Syariah