Suara.com - Direktur Lingkar Masyarakat Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti memaparkan, ada tujuh peristiwa politik yang dianggap penting sepanjang 2014.
Peristiwa politik ini diperkirakan bakal berlanjut ke periode mendatang dan bisa menjadi ancaman maupun berakhir dengan hal positif.
“Dalam tujuh poin ini ada bahan yang dapat kita capai dan bisa jadi ancaman, dan dari tujuh ini pada tingkat tertentu ada yang sudah berada pada jalur yang tepat, beberapa yang positif," kata Ray di Kafe Deli Jalan Sunda Menteng, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014).
Menurutnya, ketujuh peristiwa yang menghiasi dunia politik Indonesia sepanjang 2014 ini sebagian besar tentang Pemilu Legislatif dan Pilpres.
Berikut adalah tujuh peristiwa politik versi LIMA:
1. Pemilu Legislatif 2014
Terdapat perubahan alokasi daerah pemilihan yang dibatasi dengan jumlah penduduk.
2. Pilpres 2014
LIMA mencatat Pilpres 2014 adalah yang terketat dan paling keras, serta dianggap paling mengancam. Meski tidak ada bentrok fisik, namun ada isu SARA yang dimunculkan.
3. Drama Pilkada tidak langsung
Munculnya UU Pilkada yang tidak langsung menunjukkan kepentingan watak asli partai, dan bukan untuk kepentingan bangsa.
Salah satu contoh adalah dimana PKS lebih setuju Pilkada langsung demi keutuhan Koalisi Merah Putih (KMP) pendukung Prabowo.
4. Munculnya blok politik di DPR
Terdapat dua koalisi besar di parlemen, yaitu munculnya KMP dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH)
5. Kepala daerah naik kelas
Berita Terkait
-
Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan
-
Projo Bicara Soal Kesehatan Jokowi, PSI Langsung Buka Suara
-
Pengamat Sebut Akan Bawa PSI ke Senayan, Agenda Jokowi Keliling Indonesia Bukan Silaturahmi Biasa
-
PSI Siap Kawal Jokowi Safari ke Penjuru Nusantara, Bestari Barus: Sudah Agenda Sejak Awal
-
Bestari Barus Tegaskan Jokowi Bagian dari PSI: Akan Turun ke Masyarakat pada Saatnya
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Pedofil WN Jepang di Indonesia: Lecehkan WNI, Sebarkan Penyakit Menular Seksual
-
Warga Jakarta Catat! CFD Rasuna Said Rehat Sejenak, Bakal Comeback Lebih Kece di Juni 2026
-
Tito Karnavian Dampingi Prabowo Luncurkan Operasional 1.061 KDKMP di Jawa Timur
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil