Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menuturkan Perusahan Listrik Negara (PLN) belum melakukan pemutusan aliran listrik sejumlah kantor pemerintah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Belum ada pemadaman koq, cuma diancam mau dipadamin kalau ngga dibayar," ujar Ahok di Balikota DKI, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Sebelumnya ancaman pemutusan aliran listrik itu disebabkan karena Pemprov DKI Jakarta menunggak pembayaran rekening listrik selama dua bulan, selama November dan Desember 2014.
Ahok menjelaskan, PLN menunda pemadaman karena alasan ancaman bencana banjir yang diperkirakan akan menghantam Jakarta pada 2015.
"PLN juga tau koq kalau ini mau banjir, itu ngga mungkn dipadamin," jelas Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengatakan, ancaman PLN itu lantaran banyaknya oknum pejabat DKI yang melakukan tindakan ‘nakal’.
Ahok meminta nantinya seluruh pembayaran maupun pembelian akan menggunakan e-budgeting, agar semua dana dan pengeluaran dapat diketahui.
"Itu kenapa kita paksakan bahwa e-budgeting sangat penting. Tanpa e-budgeting bisa aja ada oknum tertentu ngilangn," jelas Ahok.
Sebagi informasi sejumlah kantor dan instansi penting di DKI Jakarta yang terancam diputus aliran listriknya diantaranya di Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Rumah Pompa yang berada Jakarta Utara, kantor Wali Kota Jakarta Utara, Kantor Dinas Pariwisata dan beberapa puskesmas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem