Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan telah menyerang salah satu distrik di provinsi Anbar, Irak dengan zat kimia. Serangan itu menargetkan warga sipil yang terjebak di wilayah tersebut.
Ini bukan kali pertama kelompok militan tersebut menggunakan senjata kimia dalam melaukan serangan. Pada 15 September lalu, kelompok itu juga dikabarkan menggunakan gas klorin dalam sebuah serangan di Irak.
“Teroris ISIS membombardir distrik di Irak dengan mortar yang diisi dengan gas klorin,” demikian laporan dari IraqiNews.com yang mengutip sumber dari pejabat lokal.
Berdasarkan laporan dari Press TV, serangan itu terjadi di kota Hit. Media melaporkan kondisi di daerah itu sangat mengerikan.
“Distrik itu mengalami kekurangan bahan makanan, obat-obatan dan juga susu untuk anak-anak sehingga membuat empat orang anak-anak meninggal,” kata salah satu petugas keamanan setempat.
Selain itu, warga yang tinggal di distrik tersebut juga kekurangan air sejak ISIS menguasai wilayah tersebut. ISIS ditengarai telah menghentikan pasokan air ke daerah tersebut dan menempatkan penembak jitu untuk mencegah ada pihak-pihak yang masuk ke wilayah itu. (RT)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Safaruddin Ngamuk di DPR, Soroti Gaji Guru Polri Rp 100 Ribu per Jam: Harusnya Rp 5 Juta per Jam!
-
BMKG Prakirakan Hujan Ringan di Sebagian Besar Ibu Kota Provinsi saat Jumat Agung
-
Dikritik DPR soal Kasus Amsal Sitepu, Kajari Karo Minta Maaf dan Janji Evaluasi
-
Beda dengan Indonesia, Pakistan Naikkan Harga BBM Hingga 50 Persen
-
Operasi True Promise 4 Iran Target Alutsista AS di UEA, Puluhan Perwira Masuk Rumah Sakit
-
Sekretaris Pertahanan AS Minta Kepala Staf Angkatan Darat Mundur di Tengah Perang dengan Iran
-
Kasus Amsal Sitepu: Hinca Panjaitan Desak Kajari Dicopot dan Kapuspen Kejagung Minta Maaf
-
Menteri Pertahanan Malaysia Janji Tindak Tegas Kasus Penganiayaan Prajurit hingga Cedera Otak
-
Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran
-
Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran