Suara.com - Polisi Irak mengklaim, serangan udara yang dilakukan pasukan koalisi telah menewaskan Gubernur ISIS di Mosul. Hassan Hassan Saeed Al-Jabouri alias Abu Talut adalah anggota kelompok ISIS yang baru saja diangkat menjadi Gubernur di Mosul, wilayah Irak yang dikuasai kelompok tersebut.
Abu Talut diyakini tewas di desa Qayyara saat pasukan koalisi melancarkan serangan dari udara. Informasi itu disampaikan oleh salah satu pejabat militer senior Irak, Mayjen Watheq Al-Hamdani.
Abu Talut adalah Gubernur ISIS kedua di Mosul yang tewas akibat serangan udara yang dilancarkan kelompok koalisi dalam 25 hari terakhir. Mosul merupakan basis dari kelompok ISIS dan diambil alih dari pemerintahan Irak pada awal tahun ini.
Sementara itu, 100 orang tewas dan terluka dalam enam serangan udara yang dilakukan tentara Suriah ke kota al-Bab di sebelah utara Aleppo, Suriah. Di desa Abo Qassayaed itu, 30 anggota ISIS tewas saat tentara Kurdi Suriah menguasai daerah itu dari ISIS. (NYDailynews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!