Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo mengatakan, naskah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang (Perppu) Pilkada serentak yang akan digelar pada 2015 masih dibahas di DPR.
"Perppu itu masih di DPR, kami siap jika dilaksanakan Pilkada serentak pada 2015. Secara infrastruktur hampir 90 persen daerah itu siap anggarannya," Mendagri Tjahyo Kumolo saat berada di Kota Jayapura, Papua, Minggu (28/12/2014).
Hanya saja, kata Kumolo, ada penambahan dari 204 kabupaten/kota dan provinsi yang direncanakan Pilkada serentak pada 2015, kemungkinan mencapai 300 daerah.
"Ada penambahan daerah lagi, tapi semua kan tergantung dari Perppu yang akan di bahas pada tahun depan," katanya.
"Kalau KPU siap, Kemdagri akan back up, siap. Permasalahannya kan bukan di KPU dan Kemdagri? Yang ada, menunggu Perppu yang akan dibahas hingga tahun depan oleh DPR," lanjutnya.
Mendagri optimis jika DPR akan menyetujui Perpu tersebut.
"Saya yakin DPR tidak akan mempermalukan Pak SBY, tapi kesiapan KPU dengan penambahan 100 daerah, siap atau tidak, pasti jalan. Karena kalau urusan Plt gubernur, Plt wali kota dan Plt bupati kita siap, anggarannya juga siap," katanya.
Mendagri menambahkan jika Perpu sudah disetujui dan disahkan, sudah pasti hal itu akan berjalan.
"Hanya problem di Perppu yang belum diputuskan, mungkin ada perbaikan Perppu. KPU juga minta waktu supaya bisa berjalan baik nantinya, kan ada penambahan daerah yang akan Pilkada serentak," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!