Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) akan berkunjung ke Posko Crisis Center AirAsia di Terminal II, Bandara Juanda, Jawa Timur, Senin (29/12/2014).
Pantauan di lokasi, Pasukan pengamanan presiden (paspampres) berseragam batik bahkan sudah datang sejak pagi tadi sekira pukul 11.00 WIB.
Metal detektor juga tampak dipasang menuju akses pintu masuk Posko. Setiap orang yang masuk harus diperiksa barang bawaannya, termasuk keluarga dari penumpang dari AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura.
Di sekitar lokasi juga diberi pembatas pita berwarna kuning dan hitam, plus dijaga oleh polisi satuan Sabhara, anggota TNI dan petugas bandara.
"Insya Allah Bapak Wakil Presiden akan hadir pukul 15.00 WIB ke Crisis Center ini," kata General Manager Bandara Juanda, Trikora Harjo di Crisis Center, Bandara Juanda, Surabaya.
Trikora menambahkan, JK sengaja datang untuk meninjau keberadaan posko Crisis Center dan juga berjumpa dengan para keluarga korban yang terus berdatangan di posko tersebut.
"Beliau juga ingin melihat keluarga, memberikan semangat juga. Dan tentunya ingin mengetahui perkembangan dari hasil pencarian pesawat yang hilang," ucapnya.
Pesawat yang mengangkut 155 penumpang dan tujuh awak ini hilang kontak setelah hampir satu jam lepas landas dari Surabaya menuju Singapura pada sekira pukul 05.20 WIB tadi. Pesawat ini semestinya tiba di Bandara Changi, Singapua pada pukul 08.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY
-
BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026
-
Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah
-
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah
-
Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara
-
Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi