Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo mengatakan tim SAR gabungan belum menemukan lagi jenazah korban dari jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 di sekitar Teluk Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/1/2015).
"Untuk penemuan jenazah sampai detik ini tetap 30 dan semua sudah berada di Surabaya," kata Soelistyo dalam keterangan pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Sabtu.
Sebelumnya diberitakan Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya kembali menerima jenazah kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501, dan kali ini total yang masuk ke rumah sakit tersebut sebanyak 12 jenazah.
"Hari ini kita menerima 12 jenazah yang dibawa dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Dan total hingga hari ketujuh kita sudah menerima sebanyak 30 jenazah," kata Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombespol Awi Setiyono.
Awi mengatakan dari total jenazah yang diterima, enam sudah diserahterimakan kepada keluarga korban, dua akan menyusul serta dua jenazah dalam proses pendalaman, delapan dalam proses identifikasi, dan kemudian 12 baru diterima hari ini.
Sementara untuk data antemortem, tim "disaster victim identification" (DVI) masih kekurangan satu yakni dari keluarga kopilot AirAsia QZ 8501, Remi Emmanuel Plesel yang diketahui berasal dari Kepulauan Karibia.
"Untuk data antemortem masih seperti kemarin, yakni belum mengantongi data dari Remi Emmanuel Plesel, karena keluarganya berdomisili di Kepulauan Karibia, dan perlu kerja sama dengan interpol," katanya.
Ia berharap dalam waktu dekat semua data mengenai antermortem dan DNA keluarga korban bisa didapat tim DVI, sehingga akan membantu tim identifikasi dalam mencocokkan data korban dengan keluarga korban. (Antara)
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan