Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku berat badannya turun dalam dua bulan terakhir atau sejak mengemban tugas sebagai menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo.
"Hasil yang saya dapat (selama dua bulan menjabat), yang jelas 4,5 kilogram berat badan berkurang. Karena waktu habis setiap hari menerima sekitar 50 surat yang harus saya baca sebelum diteken," kata Tjahjo di Jakarta, Selasa (6/1/2015).
Sebelum menandatangani surat-surat resmi, baik surat edaran, surat keputusan maupun peraturan perundang-undangan, Tjahjo mengaku dia harus mencermati satu per satu supaya tidak ada yang keliru.
"Jadi sebelum saya teken, sekjen, dirjen dan biro hukum harus memberi paraf terlebih dahulu. Apalagi kalau menyangkut anggaran daerah, itu harus saya baca karena meleng sedikit bisa tersangkut (kasus dugaan korupsi)," kata Mendagri.
Sejak dilantik menjadi Mendagri, Tjahjo menyebutkan telah melaporkan satu perpres kepada Presiden serta menandatangani satu peraturan pemerintah (PP), tiga peraturan Mendagri dan empat surat keputusan Mendagri.
Selain itu, katanya, juga telah mengembalikan 10 peraturan daerah bermasalah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, yang telah diputuskan oleh pemda dan DPRD.
"Jadi, total jumlah peraturan perundang-undangan yang saya sudah tandatangani ada 202. Kemudian ada 170 perda kabupaten/kota yang bermasalah dan kami kembalikan ke daerah bersangkutan untuk diklarifikasi," ujar dia.
Ratusan perda bermasalah tersebut umumnya tidak sesuai atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan di tingkat atas, antara lain terkait peredaran minuman keras serta pemungutan pajak dan retribusi daerah. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz
-
Disebut Sempat Hendak Disuap Yaqut Rp17 Miliar, Anggota Pansus Haji Terkejut: Saya Nggak Tahu
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
KontraS Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ada Upaya Pembungkaman?