Suara.com - Pimpinan jamaah istiqhosah Desa Glagah Arum, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Anang Asrianto (38), mengklaim Al Quran dengan panjang dua meter dan lebar dua meter lebih dan beratnya dua kwintal tiba-tiba muncul di kamar rumahnya.
Rumah Anang berada di kawasan terdampak lumpur Lapindo.
Anang mengaku tidak tahu asal Al Quran raksasa tersebut. Ia mengaku baru tahu ketika sedang menyelenggarakan pengajian pada Selasa (2/12/2014). Saat itu, kata Anang, ia sedang mengaji bersama 50 jamaah.
Di tengah pengajian, kata Anang, terdengar suara benda jatuh di kamar.
"Beberapa jamaah yang mengecek bunyi tersebut, menemukan Al Quran raksasa. Namun, atap rumah tidak ada yang rusak atau jebol," ujar Anang, Senin (12/1/2015).
Anang mengatakan sampai hari ini tidak tahu siapa yang menaruh Al Quran itu. Ia juga mengatakan semua jamaah tidak ada yang tahu. Waktu itu, semua orang sedang ikut pengajian dan sama-sama mendengarkan suara benda jatuh.
Saat ditemukan, kata Anang, kondisi Al Quran masih utuh. Sampulnya berwarna hitam dan huruf hijaiyah tertulis dengen jelas. Hanya saja kertasnya rapuh dan sudah sobek di beberapa bagian.
Sampai sekarang, kata Anang, tidak ada yang tahu umur Al Quran.
Peristiwa ini pun merebak kemana-mana. Banyak orang datang ke sana. Sebagian sekadar melihat, sebagian lagi memegang dan berdoa. (Yovie Wicaksono)
Tag
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini
-
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
-
Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?
-
Pengamat Sebut Amerika Serikat 'Kalah' di Perang Iran: Kas Negara Boncos, Tujuan Tak Tercapai
-
Menghitung Efek Domino Perang Iran: Keuangan Rumah Tangga, Harga BBM hingga Cicilan KPR
-
Respons Pernyataan Cak Imin, Gus Ulil: Dari Dulu NU Dipimpin Ulama!
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Media Belanda Soroti Kenapa Hari Kartini Tak Dijadikan Hari Libur Nasional?
-
AS Akui 415 Serdadunya Jadi Korban Perang Iran, Mayoritas Otaknya Terganggu