Suara.com - Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung lakukan pembinaan terhadap belasan pelajar yang kedapatan menyimpan video porno di dalam telepon seluler.
"Kami sudah mendata pelajar tersebut, jumlahnya sekitar 12 orang dan kami lakukan pembinaan mental," kata Kepala Bidang Bina Program pada Dinas Pendidikan Bangka Tengah Errwin David di Koba, Senin (12/1/2015).
Ia menjelaskan, belasan pelajar tersebut terjaring dalam razia video porno di telepon seluler dan laptop beberapa waktu lalu oleh Polres Bangka Tengah.
"Kami memanggil para pelajar tersebut untuk membuktikan apakah mereka sengaja menyimpan video porno tersebut. Pembinaan ini juga melibatkan orang tua," ujarnya.
Pihaknya juga bekerja sama dengan Satpol PP Bangka Tengah untuk menindak lanjuti perilaku yang bisa merusak moral kalangan pelajar tersebut dengan menggelar razia secara rutin.
"Nanti kami bekerja sama dengan Satpol PP. Razia ini mereka namakan Razia Kasih Sayang,. Jika diketahui ada pelajar menyimpan video porno maka langsung dilakukan pembinaan mental," ujarnya.
Ia menjelaskan, melibatkan Satpol PP dalam razia pelajar ini sesuai dengan Perda Nomor 05 Tahun 2014 tentang pendidikan.
"Gagasan Razia Kasih Sayang ini awalnya memang dari Polres Bangka Tengah, untuk menggerakkan kita semua agar peduli pada para pelajar," ujarnya.
Ia meminta pihak sekolah melakukan pengawasan yang ketat terhadap anak didik mereka agar memiliki mental spritual yang kuat.
"Dalam pendidikan itu tidak hanya kecerdasan otak saja, tetap mendidik prilaku yang bermoral dan mental spritual," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan