Suara.com - Holly Aston, asal Birmingham, Inggris, saat ini bisa jadi perempuan di dunia yang menjarah tubuhnya dengan gambar paling memalukan di tubuhnya.
Kalau para gadis lain kebanyakan memiliki tato bergambar kupu-kupu, tapi remaja 17 tahun ini malah punya tato bergambar penis di pundaknya.
Asal muasal gambar tato itu rupanya bukan dilakukan secara sengaja di galeri tato.
Ceritanya, Holly dan beberapa temannya mabuk akibat miras dan satu sama lain setuju untuk menggamar tato di tubuh sesama teman.
Holly yang sudah keburu teller, rupanya tak sadar kalau ada temannya yang iseng menggambar tato kelamin lelaki itu cukup besar di pundak sebelah kanannya.
“Saya sedang berpesta tato dengan teman saya, dan kami mabuk dan saling mentato satu sama lainnya, itu hal yang sangat bodoh,” katanya seperti dilansir Mirror, Selasa (13/1/2015).
Menurut Holly, saat semuanya berlangsung di luar kendalinya.
“Saya membiarkan teman saya menggambar apa yang mereka suka,” keluh Holly.
Dan hasilnya, selain gambar-gambar lain di tubuhnya, gambar penislah yang paling mencolok.
“Setelah saya bangun di pagi hari, dan melihatnya dan berteriak ‘Oh God, apa yang sudah saya lakukan?”
Tapi dasar mabuk sudah menjadi tato (bukan bubur), Holly harus menerima kalau gambar itu menempel jelas di pundaknya. Tapi dari semua itu, ada satu kegiatan yang Holly masih malu melakukannya.
“Saat musim panas saya harus menyembunyikannya. Kalau kita berenang, saya mencoba untuk menutupnya dengan plester karena saya tidak mau anak-anak melihatnya,” ujar Holly.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL