Seorang perempuan tega memotong penis keponakannya sendiri yang masih berusia tiga tahun dengan pisau tumpul. Si perempuan marah besar lantaran keponakannya tiba-tiba masuk ke dalam kamar mandi yang sedang ia gunakan.
Xue Paan, (37), si perempuan kini terancam hukuman penjara atas perlakuan sadis kepada keponakannya, Qiang Qiang. Peristiwa ini terjadi saat Xue Paan sedang menjaga Qiang Qiang saat ibunya, Cai Tuan, pergi ke rumah tetangga tak jauh dari rumah.
Awalnya, Xue dikabarkan sedang menggunakan toilet sembari memainkan ponselnya. Tiba-tiba, Qiang Qiang masuk dan bertanya apakah ia diperbolehkan memakai ponsel sang bibi untuk bermain game.
Xue sang bibi marah besar. Ia menyambar sebuah pisau dapur yang tumpul dan memotong kemaluan Qiang Qiang. Kemudian, usai melakukan aksi kejamnya, Xue melarikan diri.
Mendengar teriakan anaknya, sang ibu, Cai Tuan bergegas berlari pulang. Di rumah, sang ibu mendapati putranya sudah berbaring di atas kubangan darah.
"Qiang Qiang pingsan dan terbaring di kubangan darah, di sampingnya ada pisau dan potongan kelaminnya. Ini sangat mengerikan," kisah sang ibu.
Qiang Qiang pun segera dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, doker bedah berhasil menyambung kembali alat kelamin Qiang Qiang.
Seorang juru bicara rumah sakit mengatakan, karena pisau yang dipakai untuk memotong tumpul, maka hasil irisannya tidak bersih. Akibatnya, hasil penyambungan tidak sempurna sehingga Qiang Qiang butuh perawatan lebih lanjut.
Setelah melakukan tiga operasi bedah, pihak rumah sakit kini cukup yakin bahwa alat kelamin Qiang Qiang dapat berfungsi seperti semula. Polisi telah berhasil melacak keberadaan sang bibi dan menangkapnya. Atas aksinya, bibi Qiang Qiang terancam hukuman penjara lima tahun. (Metro)
Berita Terkait
-
Kelamin Suami Dipotong Istri Gara-gara Chat, Korban Naik Motor Sendiri ke RSCM Bawa Potongannya
-
Kulit Penis Kering? Kenali 5 Penyebab dan Solusinya
-
Penis Pria Paruh Baya Bengkok dan Memar Usai Berhubungan Seks, Ini Penjelasan Dokter
-
Foto Penis Pasien yang Koma, Dokter di Australia Didenda Hingga Ratusan Juta
-
Sadis! Pria Dibantai Tetangga, Alat Kelamin Dimutilasi di Dekat Stasiun Palam
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL