Suara.com - CEO AirAsia Tony Fernandes mengaku senang dengan upaya yang dilakukan tim SAR dalam menemukan Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder. Meski demikian, Tony berharap semua penumpang pesawat AirAsia QZ8501 bisa ditemukan.
“Kami berharap, ketika kotak hitam sudah berhasil ditemukan, semua upaya untuk mencari semua penumpang AirAsia tetap dilakukan demi keluarga penumpang. Saya berdoa,” kata Tony dalam akun Twiternya @Tonyfernandes yang diunggah 1 jam yang lalu.
Sebelumnya, Direktur Utama AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko mengharapkan komitmen pemerintah agar terus melakukan pencarian jenazah korban AirAsia QZ8501 sampai tuntas.
"Tentu saja kita ingin tuntas seperti pihak keluarga inginkan, karena keluarga ingin dapat ditemukan penumpang kami secara keseluruhan. Waktu itu Pak Menteri (Ignasius Jonan) dan Pak Jokowi menyampaikan operasi pencarian ini dilakukan sampai tuntas, jadi pihak keluarga mengharapkan komitmen dari pemerintah," ujar Sunu usai rapat dengar pendapat dengan anggota Komisi V DPR RI, Selasa (13/1/2014).
Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan telah berhasil mengunduh data yang berasal dari Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat AirAsia QZ8501.
"Semalam, FDR sudah diunduh, kualitasnya bagus, CVR baru saja selesai," ujar Kepala Subkomite Penyelidikan Kecelakaan Transportasi Udara Masruri di kantor KNKT, Jakarta, Rabu (14/1/2015).
Masruri menjelaskan, setelah data diunduh, tahap yang akan dilakukan selanjutnya adalah membuat transkrip dari masing-masing alat perekam data pesawat tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Terancam Dipolisikan JK, Kubu Rismon Sianipar Berdalih Tudingan Dana Rp5 Miliar Hasil Olahan AI
-
Krisis Berlapis! Internet Shutdown, Listrik Terancam Ikut Mati, Warga Iran Cemas
-
Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2: Kuota 2.100 Peserta
-
Militer AS Gagal Total di Iran, IRGC Hancurkan Pesawat C-130 dan Heli Black Hawk
-
Ancaman Kiamat Radiasi di Kawasan Teluk Persia, Ledakan PLTN Bushehr Bisa Sapu Bersih Kehidupan
-
Huntara Segera Rampung, Penyintas di Desa Lubuk Sidup Siap Memulai Hidup Baru
-
Balas Dendam Iran Membara di Bandara Ben Gurion Akibat Agresi AS dan Israel
-
Pesawat Tempur AS Rontok Lagi Lawan Iran Hingga Angkatan Udara Kehilangan 7 Armada Udara
-
Operasi Penyelamatan Pilot F-15E AS di Iran, CIA Gunakan Taktik Sebar Hoax
-
Iran Hancurkan Black Hawk AS di Isfahan, Gagalkan Misi Rahasia Penyelamatan Pilot Tempur Trump