Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak melarang minimarket beroperasi selama 24 jam sehari, asalkan pemiliknya minta izin pemerintah.
"Belum tentu langgar Perda. Perda mana itu? Makanya kita mesti lihat dia minta izin kepada kita untuk perpanjang atau tidak. Ini kita mau evaluasi," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (19/1/2015).
Basuki atau yang akrab disapa Ahok menambahkan keberadaan minimarket sekarang sudah menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
"Kota megapolitan apakah mesti ngelarang toko tutup sampe jam 22? Enggak juga. Karena kebutuhan, kan," kata Ahok.
Tapi kalau pemilik minimarket melanggar izin, kata Ahok, pemerintah tidak segan-segan untuk penutupan.
"Kalau melanggar kita tutup. Kalau melanggar nanti ada kebutuhan kita buka. Yang penting melayani orang dengan baik," kata Ahok.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kalau mengacu kepada Perda, hampir semua minimarket di Jakarta melanggar aturan.
"Misalnya, jam buka itu dalam Perda hanya sampai jam 22.00 WIB, tapi kebanyakan mereka buka sampai 24 jam," kata Djarot di Balai Kota, Jumat (16/1/2015).
Menurut Djarot, jika minimarket tersebut ingin buka selama 24 jam, maka mereka harus meminta izin kepada Gubernur. Tapi, selama ini belum ada pemilik minimarket yang mengajukan izin untuk beroperasi 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan