Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pemerintah Jakarta telah menaikkan gaji para PNS. Ahok berharap setelah gaji mereka naik, tidak korupsi dan kinerja dalam melayani masyarakat ditingkatkan lagi.
"PNS yang gak ngapa-ngapain aja yang gak jelas tugasnya apa, bisa (digaji) Rp9 juta, yang kerjanya lebih jelas, punya prestasi bagus Rp13 juta," ujar Ahok ketika memberikan kata sambutan di acara kerja sama Pemprov DKI dengan PPATK di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1/2015).
Ahok menjelaskan gaji baru pejabat eselon II mencapai Rp75 juta sampai Rp80 juta per bulan, eselon 3 menjadi Rp45 juta sampai Rp50 juta per bulan, camat memperoleh gaji hampir Rp45 juta per bulan, dan lurah hampir mencapai Rp33 juta per bulan.
Di hadapan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf dan pejabat DKI, Ahok minta seluruh PNS dan pamong agar bersyukur dengan gaji baru dan tidak korupsi lagi.
"Cukup bersyukur dengan penghasilan kita, mungkin Pak Yusuf bisa kaget (gaji PNS DKI sebesar itu)," kata Ahok.
Ahok berjanji tak mau kompromi lagi dengan pejabat pemerintah yang masih korup.
"Jadi kalau masih maling, saya bilang memang keterlaluan. kalau di kampung saya marahnya bisa lebih kasar, udah bukan manusia kalau masih maling," kata Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
Terkini
-
BMKG Gandeng Teknologi AI untuk Prediksi Hujan, Akurasi Diklaim Makin Tinggi
-
Kampung Starling: Riuh Rendah 'Dapur' Kafein Ibu Kota yang Terjepit Beton dan Janji Politik
-
Pemeriksaan Dokter Richard Lee sebagai Tersangka di Polda Metro Jaya Ditunda
-
Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden
-
TKD Aceh-Sumatra Tak Dipotong, Komisi II DPR: Awasi Ketat Jangan Sampai Ada Penyelewengan
-
Pertemuan Kilat Prabowo - Dasco di Halim! Terungkap Misi Besar Presiden Temui Raja Inggris
-
Imbas Proses Normalisasi Usai Banjir Pekalongan, 11 Jadwal Kereta dari Jakarta Hari Ini Dibatalkan
-
Tim SAR Gabungan Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500
-
Siapa Parpol dan Ormas yang Terlibat Kasus Noel? Eks Wamenaker Janji Bongkar Pekan Depan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Akan Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Hari Ini