Suara.com - Juru bicara TNI Mahanan Simorangkir mengatakan, perintah untuk menghentikan operasi pengangkatan badan pesawat AirAsia dari dadsar laut datang dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko.
Kata Manahan, dengan perintah itu maka 81 tim penyelam dari TNI Angkatan Laut tidak akan melanjutkan upaya untuk mengangkat badan pesawat AirAsia QZ8501 yang berada di dasar Selat Karimata.
Panglima Armada Bagian Barat Laksamana Widodo mengungkapkan, 19 dari 81 tim penyelam jatuh sakit selama melakukan operasi untuk mengangkat badan pesawat tersebut. Kata dia, mereka mengalami decompression sickness dan akan menjalani perawatan di rumah sakit.
“Saya sudah meminta mereka untuk mengutamakan keselamatan terlebih dahulu. Tetapi Anda tahu tentara, mereka selalu bekerja keras untuk menemukan jenazah. Mereka tidak memikirkan keselamatan tetapi menjalankan tugas untuk mencari jenazah,” kata Laksamana Widodo.
Widodo menambahkan, tim penyelam dari TNI Angkatan Laut tidak melihat jenazah di dalam badan pesawat. Kata dia, kemungkinan besar jenazah penumpang AirAsia terjepit atau bersembunyi di bagian dasar badan pesawat.
Tim penyelam berhasil menemukan 14 jenazah dari lokasi ditemukannya badan pesawat tersebut, termasuk yang mengambang di permukaan laut ketika upaya pengangkatan badan pesawat akan dilakukan. (CNN)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas