Suara.com - Salah satu tersangka yang diduga pelaku penembakan terhadap Beni Faisal Pemimpin Redaksi (Pemred) Tabloid Fokus Lampung, Jumat (30/1/2015) dini hari ditembak mati oleh Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Bandarlampung.
Jenazah pelaku yang diduga menembak hingga tewas Pemred Tabloid Fokus Lampung itu, kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah H Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandarlampung, untuk dilakukan autopsi.
Menurut pihak kepolisian, penangkapan tersangka dilakukan di Kampung Bandar Mas, Kecamatan Melinting di Kabupaten Lampung Timur. Menurut polisi, tersangka ditembak karena saat akan ditangkap melakukan perlawanan.
Tersangka yang meninggal dunia yakni Rafli Irawan alias Salim alias Sali (19), warga Desa Tebing Kecamatan Melinting Kabupaten Lampung Timur yang berperan sebagai pilot atau joki.
"Kami berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penembakan Pemred Tabloid Fokus Lampung, pada Jumat sekitar pukul 03.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih.
Pemred Tabloid Fokus Lampung Beni Faisal ditembak mati di depan rumahnya oleh kawanan pelaku yang diduga hendak mencuri sepeda motor yang diparkir di rumahnya, Jl Pulau Raya III, Nomor 46 Perumahan Waykandis Kecamatan Tanjungsenang Bandarlampung, Minggu (25/1/2015) malam. (Antara)
Tag
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend