Suara.com - Hujan yang mengguyur Jakarta sejak pagi, tak menghalangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melaksanakan ritual Minggu Paginya, bersepeda, di sela momen "car free day".
Dengan menggunakan kaos oblong warna putih dan celana pendek hitam, Jokowi tampak menuntun sepedanya melewati kerumunan massa di sepanjang Jalan M.H. Thamrin Jakarta, Minggu (1/2/2015) di tengah gerimis yang turun.
Ketika terbebas dari kerumunan, mantan Gubernur DKI itu menggowes sepedanya setelah beberapa warga sempat memintanya melakukan foto selfie bersama.
Pantauan suara.com, Jokowi sekitar pukul 7.30 WIB sudah terlihat di Bundaran HI, ia mengenakan sepeda berwarna kuning, dan mengenakan celana pendek berwarna hitam, dan kaos berwarna putih, lengkap dengan helm berwarna merah.
Di belakangnya, sejumlah Paspampres mengawalnya juga dengan bersepeda serta menaiki satu mobil golf. Itu mungkin sebabnya tak banyak warga yang menyadari jika itu adalah orang nomer satu di negeri ini. Baru sesampainya di Bundaran HI, warga sadar itu adalah presiden.
"Eh Jokowi ya," celetuk salah satu warga yang sedang car free day di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (1/2/2015).
Mantan Walikota Solo ini tak terlihat menyapa warganya lantaran asik mengayuh sepeda kuningnya itu.
Bersepeda memang menjadi kebiasaan Jokowi. Sesekali ketika ia bersepeda, meski dikelilingi Paspampres, Jokowi tak menolak saat awak media mewawancarainya singkat.
Pekan lalu, misalnya, seperti diberitakan media massa, Jokowi memberikan komentar soal isu-isu yang berkembang tentang hukuman mati.
"Kita harus menghormati upaya negara lain yang dilakukan untuk warganya (yang bermasalah dengan hukum Indonesia), begitu pula dengan warga negara kita di negara lain. Kita harus menghormati apa yang jadi kedaulatan sebuah negara," ucapnya dalam "car free day" di Jakarta, 18 Januari 2014 pagi.
Komunikasi pemerintah dari sejumlah negara memang sudah dilakukan untuk membujuk Indonesia guna membatalkan hukuman mati, khususnya bagi Ang Kiem Soei (warga negara Belanda) dan Marco Archer Cardoso Moreira (Brasil).
Namun, Jokowi tetap pada pendiriannya. "Kami sampaikan bahwa eksekusi mati itu (diputuskan) oleh pengadilan," tuturnya.
Jokowi kadang juga tak menolak ketika wartawan menanyakan isu-isu lain ketika ia sedang menggowes sepeda kesayangannya. Namun hari ini, tak banyak wartawan yang mencegatnya sehingga bekas Walikota Solo itu bisa melenggang santai. (Antara)
Berita Terkait
-
Nadiem Makarim: Banyak yang Larang Saya Jadi Menteri Jokowi
-
30 Kali Wajib Lapor Jadi Kunci Roy Suryo dan dr Tifa Lolos dari Sel Tahanan Jaksa!
-
Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
-
Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa
-
Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul
-
Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan