Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani, mengatakan KPK rugi karena tidak menghadiri sidang praperadilan yang diajukan Komisaris Jenderal Budi Gunawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (2/2/2015).
"Kalau tidak hadir akan rugi sendiri. Pokoknya para pihak bila tidak hadir rugi sendiri," kata Arsul di DPR.
Arsul mengatakan kehadiran pihak yang berperkara diperlukan untuk memberikan penjelasan tentang proses gugatan yang digugat.
"Ini beda dengan perkara atau pidana. Kalau tidak hadir tidak bisa memberikan penjelasan di pengadilan," ujarnya.
Menurut Arsul, untuk Budi tidak masalah meski tadi tidak hadir di persidangan dan hanya mengutus kuasa hukum.
"Kalau pemeriksaan pidana misalnya si terdakwanya harus hadir. Kalau diperkara praperadilan pemohon tidak harus hadir bisa dikuasakan," ujarnya.
Arsul menambahkan, meskipun perwakilan KPK sebagai tergugat tidak hadir, harusnya persidangan tetap berjalan atau tidak ditunda. Sebab, kata dia, praperadilan harus dilakukan selama tujuh hari sejak persidangan dimulai.
"Harusnya, bila tidak hadir itu tidak akan kemudian menunda. Karena jangka waktu pemeriksaan praperadilan sejak sidang pertama sampai dengan putusan itu diatur hanya 7 hari," kata Arsul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus