Suara.com - Terminal Poris Plawad di Kota Tangerang, Banten, akan dikembangkan menjadi terminal terpadu yang dilengkapi dengan tujuh moda transportasi massal. Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah Rabu (4/2/2015), mengatakan ketujuh transportasi massal itu adalah kereta bandara, commuterline, kereta luar kota, bus APTB, AKAP, bus rapid transit (BRT), dan busway
"Kalau perlu nanti bus luar kota semuanya terpusat dan berhenti di Terminal Poris, jadi enggak perlu macet-macetan di jalanan Jakarta," ujarnya sambil menambahkan, saat ini pihak Pemerintah kota Tangerang sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat untuk merealisasikan rencana tersebut.
"Gubernur DKI juga sudah setuju," katanya.
Terminal Poris dipilih menjadi terminal terpadu mengingat posisinya yang strategis, yakni berdekatan dengan Jakarta dan Bandara Soekarno Hatta. Selain itu, terminal ini juga didukung dengan infratsruktur yang memadai seperti Jalan Tol Bandara-Kunciran dan Jalur Kereta Bandara-Batuceper.
"Apalagi kawasan tersebut juga akan menjadi mixed use area yang dilengkapi park and ride, pusat retail, hotel dan apartemen," Jelasnya.
Dijelaskannya, pengembangan Terminal Poris adalah bagian dari mengurangi kemacetan di Ibu Kota yang semakin parah. Juga mengatasi peningkatan jumlah penumpang di Bandara Soekarno Hatta yang telah mencapai 100 juta penumpang per tahun.
"Karena mobilitas orang dari bandara ke kota lain harus melalui jalanan Jakarta," paparnya. (Antara)
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI