Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu menyebutkan Rini Soemarno dan Andi Widjajanto menghambat komunikasi Joko Widodo dengan PDI Perjuangan dan relawan sejak rumah transisi berdiri. Saat itu Jokowi belum dilantik jadi presiden.
Maninson menjelaskan saat ini saja Andi dan Rini makin kuat menjauhkan Jokowi dan PDIP. Kata dia, itu dilakukan untuk kepentingan Rini dan Andi.
"Artinya orang tersebut bekerja untuk kepentingan jaringan bisnisnya. Itu yang akan menjauhkan presiden dengan rakyat tadi. Karena program nawacita akan dibajak orang-orang seperti itu, orang yang memiliki watak dan karakter Brutus tadi. Brutus itu loyal di depan tapi yang menikam yang membunuh paling awal mereka. Ini 'kanker' dalam kubu kabinet," jelas dia di sebuah diskusi di Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015).
Anggota DPR komisi III ini mengatakan tak hanya partai pengusung Joko Widodo yang merasakan susah untuk menyampikan saran. Relawan Jokowi juga dinilainya susah untuk melakukan komunikasi.
"Komunikasi antara partai, relawan pendukung selalu dibentengi dan siapa yang membentengi? Ada yang namanya AW, ada yang namanya RS itu. Nah sekarang mereka anggota kabinet. Cengkramannya makin kuat lagi. Untuk menjauhkan itu makin terjadi, begitu dari rumah transisi samapi sekarang," jelas Masinton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026