Suara.com - Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yakin tidak ada maksud terselubung dengan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sebab dikabarkan Jokowi mencari dukungan dari Koalisi Merah Putih.
Pencarian dukungan itu lantaran saat ini diisukan hubungan Jokowi dengan PDIP tengah memanas karena pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri. PDIP mendukung penuh pencalonan itu, sementara publik mendesak pencalonan dibatalkan. Maninson menjelaskan kedatangan Prabowo ke Istana Bogor pekan lalu hanya silahturahmi biasa.
"Sebagai kepala negara beliau harus silahturahmi dengan siapaun," kata Masinton di warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2015).
Selain itu Maninson juga tidak yakin kebenaran isu Jokowi akan membentuk partai baru. Menurut Maninson, Jokowi sampai saat ini masih petugas partai PDI Perjuangan.
"Terus ada (spekulasi) Pak Jokowi akan meninggalkan koalisi pendukungya, Pak Jokowi mau bikin parti. Saya kira beliau nggak bikin itu," jelas dia.
Sebelumnya, isu Jokowi menjauh dari PDIP ini dihembuskan oleh Maninson sendiri. Dia mengatakan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto dan Menteri BUMN Rini Soemarno sebagai orang yang menjauhkan Jokowi dari PDIP dan relawan. Namun kedua orang itu menanggapi isu tersebut dengan santai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan
-
Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan
-
Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang
-
Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan