Suara.com - Pihak Polda Metro Jaya memilih jalur hukum terkait peristiwa pengeroyokan terhadap dua anggotanya oleh sekitar 30 anggota TNI AL di Bengkel Cafe, kawasan SCBD, Jakarta.
Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Haru Pranoto, mengaku menyesalkan adanya peristiwa tersebut. Namun sehubungan dengan itu, pihaknya disebut telah membuat laporan di Polda Metro Jaya terkait insiden itu, walaupun pihaknya juga sudah menerima permintaan maaf dari pihak TNI AL.
"Kami akan serahkan berkasnya ke POM TNI AL agar diperiksa secara internal. Kami juga telah konsolidasi, saya ke anggota saya dan pihak TNI ke anggotanya, bahwa jangan ada yang memprovokasi," ujar Heru, saat dihubungi wartawan, Minggu (8/2/2015).
Dikatakan pula, apabila pemberkasan selesai, Komisaris Polisi Teuku Arsya Khadafi yang menjadi salah satu korban dalam penganiayaan itu, akan dimintai keterangan di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara