Suara.com - Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Dato Sri Ahmad Shabery Cheek akan meminta pemerintah bagian Selangor untuk menegur dan menindak pembuat iklan robot yang melecehkan Tenaga Kerja Indonesia.
"Apa yang mengiris hati Indonesia mengiris hati saya juga," kata Menteri Dato Ahmad Shabery di Batam Kepulauan Riau, Minggu (8/2/2015).
Tindakan mencari keuntungan dengan bersikap arogan tidak bisa diterima.
Namun, dia mengaku tidak bisa bertindak terlalu banyak karena di kebijakan yang berlaku di Malaysia bersifat otonom, tidak seperti di Indonesia, maka pemerintah pusat hanya bisa meminta kepada pemerintah negara bagian.
Dia mengatakan Indonesia dan Malaysia sejatinya bersaudara. Bila satu tersakiti, maka yang lain juga akan merasa sakit.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah iklan produk elektronik di Malaysia memantik kemarahan Indonesia menyusul pesan iklan yang dituding merendahkan WNI.
Pesan dalam produk itu mengajak konsumen memecat Pembantu Rumah Tangga (PRT) asal Indonesia dan menggantikannya dengan robot.
Kementerian Luar Negeri Indonesia sendiri sudah meminta penjelasan kepada Malaysia berkaitan dengan hal ini, bahkan KBRI di Kuala Lumpur melayangkan nota protes.
Iklan mulai tersebar luas, beberapa hari sebelum Presiden Joko Widodo berkunjung ke Malaysia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta