Suara.com - Gembong teroris Malaysia bernama Marwan dan kelompok Jemaah Islamiyah sempat berencana untuk membunuh Paus Fransiskus. Aksi itu akan dilakukan ketika Paus berkunjung ke Manila, Filipina, bulan lalu.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Polisi, Filipina, Getulio Napenas Jr saat memberikan keterangan di hadapan Senat, Senin (8/2/2015). Napenas dipanggil Senat terkait operasi militer yang dilakukan di Mindanao pada 25 Januari lalu yang menewaskan Marwan dan juga 44 polisi khusus Filipina.
Usai operasi itu, Napenas dicopot dari jabatannya sebagai pemimpin polisi khusus Filipina. Dalam keterangannya di hadapan Senat, Napenas mengungkapkan, kelompok Jemaah Islamiyah berencana membunuh Paus Fransiskus dengan cara mengebom rombongan yang tengah melakukan konvoi di jalanan.
“Baru-baru ini, selama kunjungan Paus ke Filipina kami mendapatkan informasi bahwa Jemaah Islamiyah yang berkoordinasi dengan Marwan berencana untuk mengebom konvoi Pasu di Manila pada 18 Januari 2015,” kata Napenas. (Straitstimes)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Gembong Narkoba El Chapo Merengek Minta Pulang ke Meksiko, Mau Nonton Piala Dunia?
-
Jakarta Bakal Gelap Gulita Selama 60 Menit pada Sabtu Malam, Ini Alasannya
-
4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump
-
Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia
-
Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit