Suara.com - Anggota Tim Konsultatif Independen yang dibentuk Presiden Joko Widodo, Bambang Widodo Umar, menyambangi gedung KPK untuk berdiskusi dengan pimpinan KPK.
Diskusi diadakan sebelum audiensi dengan Ketua Komisi Yudisial terkait sidang praperadilan yang diajukan tim hukum Komjen Budi Gunawan atas penetapan status tersangka oleh KPK.
"Cuma diskusi saja dengan pimpinan, sebentar yang lain akan menyusul," kata Bambang di gedung KPK , Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (11/2/2015).
Bambang mengatakan anggota tim lainnya juga akan datang, tapi sekarang belum tiba di gedung KPK.
Bambang membantah pertemuan ini untuk membahas salah satu LSM yang melaporkan Deputi Pencegahan KPK Johan Budi dan mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah ke Bareskrim Mabes Polri atas dugaan pelanggaran etika.
"Bukan, bukan soal itu. Sudah dulu ya," katanya seraya masuk ke dalam gedung KPK.
Seperti diketahui Tim Konsultatif Independen yang beranggotakan sembilan pakar dibentuk Presiden Joko Widodo untuk membantu mencari solusi atas kemelut KPK dan Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Bos Aplikasi Dewasa Onlyfans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia di Usia Muda
-
Rekaman Menegangkan Detik-Detik Tabrakan Pesawat Air Canada dengan Truk Pemadam di New York
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan