Suara.com - Afdila Rizki (22) alias Uuk, tersangka pembunuh karyawati Bank Mandiri Syariah, Silmina (27), sudah ditangkap aparat Polres Jakarta Pusat, Senin (16/2/2015), tak lama setelah jenazah korban ditemukan di atap rumah di Jalan Kenari 1, RT 12/03, Nomor 15, Jakarta Pusat.
Menurut keterangan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Tatan Tirsan Admaja, Afdila Rizki pernah mencuri di rumah korban.
"Bulan November 2014 pernah masuk ke kamar itu ngambil laptop," ujar Tatan.
Pada bulan November, pemuda pengangguran itu masuk ke kamar Silmina dengan cara merusak jeruji jendela kamar. Hanya saja, ketika itu korban tidak membuat laporan kepada polisi.
"Tapi nggak laporan. Jerujinya dari bulan 11 tidak diperbaiki," imbuhnya.
Tatan juga mengungkapkan pengangguran itu juga pernah suatu kali terekam CCTV. Namun, Tatan tidak memberikan penjelasan apakah ketika itu Afdila Rizki sedang melakukan kejahatan atau tidak.
Kini, pengangguran itu terancam penjara. Kasus ini terungkap setelah jenazah Silmina ditemukan warga di atap rumah. Atas informasi warga, polisi membekuk Afdila. Dari saku celananya, ketika itu ditemukan barang bukti yang menguatkan kecurigaan polisi.
Sedangkan jenazah karyawati Bank Mandiri Syariah itu kini dibawa ke rumah keluarga ke Ciputat, Tangerang Selatan, setelah menjalani autopsi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Citra Satelit Ungkap Penghancuran Sistematis Desa Lebanon Selatan Oleh Israel, Ini Wujudnya
-
Dinilai Terlalu Provokatif, Mabes Polri Didesak Usut Dugaan Makar dari Pernyataan Saiful Mujani
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara