Suara.com - Karyawati bernama Ayu Anita menjadi korban penjambretan saat membonceng sepeda motor ojek di Jalan M. Yamin, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/2/2015) siang.
Tas dan isinya berhasil dibawa kabur dan Ayu menderita luka parah di bagian kepala serta wajah.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jalan HOS. Cokroaminoto, Menteng.
"Iya betul, tadi ada pasien masuk. Ada luka di kepala dan lecet-lecet di wajah sampai tangan," kata salah seorang petugas informasi RS Abdi Waluyo saat dihubungi suara.com melalui telepon.
Menurut petugas, semula korban akan dirawat di RS Abdi Waluyo, tapi memilih untuk dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangukusumo.
Bagaimana kronologis kejadiannya? Menurut keterangan Nur, rekan kerja Ayu, sebelum kejadian, Ayu naik ojek sepeda motor langganan dari Jalan Tambak. Waktu itu, ia akan berangkat kerja.
Sesampai di Jalan M. Yamin, tiba-tiba tas yang dipegang Ayu disambar orang yang juga membawa sepeda motor. Ayu pun jatuh bersama tukang ojek.
"Ayu sempat terseret. Setelah itu tas dan isinya dibawa kabur pelaku," kata Nur.
Pelaku berjumlah dua orang, mereka mengendarai satu sepeda motor. Setelah berhasil menjambret, mereka langsung kabur meninggalkan Ayu dan tukang ojek yang tergeletak di jalan raya.
Saat itu, tukang ojek hanya mengalami luka ringan sehingga masih bisa menolong Ayu. Nur mengatakan tempat kejadian perkara memang sepi.
Kasus ini telah ditangani Polsek Menteng. Polisi telah memeriksa tukang ojek untuk mencari tahu ciri-ciri pelaku.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend