Suara.com - Sikap Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengungkit-ungkit bantuan kepada korban tsunami Aceh supaya Indonesia mempertimbangkan pembebasan dua terpidana mati kasus narkotika, membuat marah banyak pihak di Indonesia.
Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi sampai mendesak Presiden Joko Widodo untk mencabut kerja sama impor pangan, khususnya daging sapi dengan Australia.
"Kita mendesak pemerintah menghentikan impor sapi dari Australia baik indukan, betina produktif atau daging beku, Australia harus tahu pasar terbesar, yaitu 60 persen adalah Indonesia. Kalau tidak hormati Indonesia, saya desak untuk menolak impor sapi dari Australia," kata Viva di DPR, Jakarta, Selasa (24/2/2015).
Sikap Abbott, kata Viva, sama artinya dengan tidak menghargai kedaulatan hukum Indonesia.
"Ini kan menyangkut narkoba, kenapa ada WN yang menyalahi aturan ketika dihukum lalu menyalahkan kita? Sambil mengungkit budi baik saat tsunami, itu sangat kerdil dan tidak bermartabat sebagai bangsa yang merdeka," kata dia.
Setelah kerja sama impor sapi dari Australia dihentikan, kata politisi PAN, kebutuhan daging sapi bisa diakali dengan impor dari negara lain, seperti New Zealand dan Kanada.
"Kan ada New Zealand dan Kanada, tidak usah khawatir," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029
-
Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah
-
Siap-siap! Polri Buka Peluang Lulusan Paket C Ikut Seleksi Anggota, Ini Alasannya
-
Roy Suryo Serang Balik! Polisikan Rismon Sianipar dan Lechumanan Terkait Keterangan Palsu dan Fitnah
-
Afiliasi Politik di Dapur MBG Jadi Sorotan, YLKI Desak BGN Buka Data Pengelola SPPG
-
Ortu Bongkar Fakta Horor Daycare Little Aresha, Anak Dipaksa Tidur di Lantai Hingga Alami PTSD Berat
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri