Suara.com - Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto datang memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Selasa (24/2/2015). Didampingi 12 kuasa hukumnya, pria yang karib disapa BW itu tiba sekitar pukul 14.05 Wib.
Mengenakan kemeja abu-abu, Bambang menuturkan, sebelum diperiksa untuk yang ketiga kali dirinya mengajukan pertanyaan dan menyampaikan klarifikasi ke pihak Mabes Polri.
Hal itu disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti dan Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Kejahatan Khusus (Dirtipideksus) Brigadir Jenderal Pol Kamil Razak.
"Jadi surat itu akan kami tujukan kepada dua pihak yang terhormat itu," kata Bambang di Bareskrim Polri.
Kemudian, Bambang bersama timnya langsung menuju gedung utama Mabes Polri untuk memberikan langsung surat itu kepada Badrodin. Sedangkan sebagian dari tim pengacara mengantarkan surat yang satu lagi ke Dirtipideksus Bareskrim Polri.
Namun, Bambang tak mau menyebut isi surat itu. Alasannya, tidak etis disampaikan ke publik karena surat belum sampai ke tangan penerima.
"Intinya ada beberapa hal yang akan diklarifikasi," tegasnya.
Bambang menjelaskan, inti surat itu salah satunya adalah mempertanyakan penambahan pasal baru yaitu pasal 56 KUHP yang disangkakan kepadanya.
"Apakah setiap panggilan akan ditambah pasal baru. Dalam konteks hukum Islam itu harus tabbayun, bertanya kenapa. Kami harus bertanya dan klarifikasi," katanya.
Berita Terkait
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Geledah 5 Jam, KPK Sita Moge Harley Davidson hingga Porsche di Rumah Silmy Karim
-
Singapura Beri Jalan, KPK Targetkan Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Cepat
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Geger Fortuner Diamuk Massa di Tanah Abang: Berawal dari Klakson hingga Teriak Tabrak Lari
-
Momen Kebersamaan Prabowo Bersama Siswa SRMP 17 Dari Doa Hingga Makan Siang
-
Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Ini Pesan Presiden Prabowo
-
Gas Industri Melejit Picu Badai PHK! Andi Gani: Ketemu Bahlil Lebih Sulit daripada Presiden Prabowo
-
Sadis! Pelajar SMP di Tambun Tewas Disabet Celurit Bergiliran
-
Pimpin Delegasi Indonesia di ILC ke-114, Menaker Bawa Suara Ketenagakerjaan Nasional ke Forum Global
-
Prabowo Minta Anggaran Dijaga Ketat Demi Sekolah Rakyat: Negara Kaya, Tapi Harus Pandai Mengelola
-
Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik
-
Kapolri Beri Lampu Hijau ASN Masuk Polisi: Kita Berikan Ruang Resiprokal
-
Kapolri Listyo Sigit Mau Jadi Aktivis, Sebut Rata-rata Masuk Kabinet: Selamat Ya!