Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jawa Timur berhasil mengidentifikasi satu jenazah perempuan korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 pada hari ke-59 proses identifikasi.
Ketua Tim DVI Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi dr Budiyono, Selasa (24/2/2015) mengatakan, jenazah perempuan yang teridentifikasi hari ini adalah putri Tony Linaksita yang sudah berhasil diidentifikasi sebelumnya.
Budiyono mengatakan, jenazah dengan label B095 itu teridentifikasi atas nama Kathleen Fulvia Linaksita, anak perempuan usia 12 tahun, Warga Negara Indonesia yang beralamat di Kota Surabaya.
"Kita mengungkap identitas jenazah berdasar penggabungan satu temuan metode primer, yakni DNA korban dengan pembanding sampel DNA ayah kandung korban yang juga menjadi korban di musibah tersebut dan yang ditemukan lebih dulu, yakni Tony Linaksita," kata Budiyono di Surabaya.
Selain itu, jenazah Kathleen juga diidentifikasi melalui metode skunder, yakni temuan properti berupa pakaian dan kalung yang masih dikenakan korban, ditambah dengan hasil pemeriksaan ante mortem berupa jenis kelamin, usia dan tinggi badan.
"Kita lakukan penggabungan satu metode primer, yakni DNA korban dengan pembanding sampel DNA ayah korban, ditambah satu temuan properti dan hasil pemeriksaan ante mortem yakni jenis kelamin, usia dan tinggi badan," ucapnya.
Dengan teridentifikasinya satu jenazah, sisa yang masih berada di ruang pendingin jenazah Rumah Sakit Bhayangkara sebanyak enam jenazah, terdiri dari tiga jenazah utuh dan tiga lainnya tidak utuh atau hanya bagian tubuh.
Sebelumnya, Tim DVI Polda Jatim telah menerima sebanyak 104 jenazah, termasuk satu jenazah bukan manusia, yakni dari jenis primata.
"Dari total itu, hingga hari ini kita telah melakukan identifikasi sebanyak 97 jenazah dan sudah kita serahkan kepada keluarga korban," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Kisah Mama Redha, Nelayan Perempuan Sumba yang Viral Jualan Hasil Laut Lewat TikTok Live
-
Mossad Punya Bos Baru, Tangan Kanan Benjamin Netanyahu Makin Yakin Bisa Gulingkan Rezim Iran
-
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Fokus Sikat Haji Ilegal dan Travel Nakal
-
Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya
-
Pemerintah Siapkan Inpres Perlindungan Satwa, Wisata Gajah Tunggang Bakal Segera Dihapus
-
Imbas Manipulasi Laporan Pakai AI, 3 PPSU Kena SP1 dan Lurah Dibebastugaskan
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington