Suara.com - Sidang Mahkamah Partai Golkar soal dualisme kepengurusan ditunda pekan depan. Pimpinan Mahkamah Partai Golkar, Muladi, mengatakan, sidang yang beragendakan pemberian kesaksian, hari ini, Rabu (25/2/2015), dirasakan cukup.
"Dengan mengucapkan alhamdulillah saya ucapkan setelah ini tidak lagi ada sidang. Sidang kali ini ditutup," kata Muladi menutup jalannya sidang.
Muladi mengatakan, selama menunggu masa sidang selanjutnya, Mahkamah Partai akan berembug untuk mengkaji dan mengklarifikasi kesaksian yang tadi disampaikan. Mahkamah Partai pun, meminta setiap kubu untuk menambahkan bukti-bukti yang bisa menguatkan saksi hari ini.
Dia pun senang dengan jalannya sidang kali ini yang berjalan secara santun dan meminta kedua belah pihak sabar menunggu keputusan Mahkamah Partai.
"Kita janji untuk mengkaji semua, kita akan putuskan minggu depan," tambah Muladi.
Dalam sidang kali ini, dua kubu Golkar, baik Munas Golkar dan Bali dihadirkan. Masing-masing pihak diberikan kesempatan untuk menghadirkan 13 orang saksi. Sidang hari ini sedianya dimulai sekira pukul 10.00 WIB dan ditutup Muladi sekira pukul 17.45 WIB.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor