Suara.com - Tunggal putri Indonesia Bellaetrix Manuputty melaju ke babak utama Yonex All England 2015 setelah menyisihkan wakil Estonia, Kati Tolmoff dengan skor 21-9, 15-21, dan 21-14 dalam pertandingan selama 42 menit pada babak pertama kualifikasi.
Di babak kualifikasi kedua, Bella lolos setelah mengalahkan rekan senegara, Milicent Wiranto, 21-11, 21-12.
Namun, Bellaetrix belum bisa santai karena harus berhadapan dengan lawan tangguh di laga berikut. Selanjutnya, Bella harus melawan jagoan India, Saina Nehwal.
Ini menjadi kali kelima Bella berduel melawan Saina. Dalam empat duel sebelumnya, Bella selalu takluk di tangan Saina.
Langkah cukup berat dipastikan akan dihadapi Bella. Mengingat dari empat pertemuan tersebut, Bella selalu kalah dua game langsung.
Meski demikian, Bella menyatakan siap mengantisipasi serangan wakil India terebut.
"Pada babak utama nanti, saya bertemu Saina. Saya akan bermain tanpa beban dan akan lebih mengantisipasi serangannya," kata Bella.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk