Suara.com - JNE BSC Bandung Utama membekuk Pacific Caesar Surabaya 72-48 pada lanjutan Indihome National Basketball League (NBL) seri VII di GOR Sahabat Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3).
Kemenangan atas Pacific Caesar ini membuat Bandung Utama membuat persaingan menuju playoff makin panas. Bandung Utama kini menduduki posisi kelima klasemen sementara dengan nilai 32.
Hasil ini diperoleh setelah mencatatkan 11 kali kemenangan dan 10 kali kalah dari 21 pertandingan yang mereka jalani.
Kemenangan ini juga menjadikan skor pertemuan kedua tim menjadi 2-0 mengingat pada pertemuan pertama di Malang (seri III) mereka juga menang 74-76.
Pacific Caesar melesat pada kuarter pertama dan langsung unggul 6-0 atas Bandung Utama melalui jump shot Priyo Sembodo.
Bandung Utama kemudian bangkit dan balik memimpin perolehan skor melalui tembakan tiga angka Fendi Yudha yang menjadikan skor 16-10.
Pada kuarter kedua, melalui Bandung Utama memimpin perolehan angka menjadi 31-25, tapi diperkecil oleh Caesar menjadi 21-26.
Usai istirahat, Bandung Utama semakin rajin mencetak poin. Sebanyak 19 poin mereka tambahkan pada kuarter ketiga sedangkan Caesar Pacific hanya mengoleksi 11 poin.
Pada kuarter keempat, Bandung Utama tetap menjaga keunggulan bahkan memperlebar jarak pengumpulan poin hingga selesai.
Pada pertandingan lain, Hangtuah Sumatera Selatan Indonesia Muda mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang dengan skor 75-47.
Dengan kemenangan ini posisi Hangtuah tidak berubah, Tim asuhan Tondi Raja Syailendra ini tetap berada di peringkat keenam dengan nilai 30 dari 10 kali menang dan kalah 10.
Pada pertandingan berikut, Bandung Utama akan menghadapi CLS Knights Surabaya yang saat ini menghuni posisi keempat klasemen dengan 35 angka, unggul tiga poin di atas Bandung Utama. (Antara)
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar
-
Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia
-
Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo