Suara.com - Indonesia akhirnya tak lagi memiliki wakil di nomor tunggal putra pada turnamen Yonex All England 2015. Satu-satunya wakil yang tersisa, Hayom Rumbaka terdepak usai kalah 21-18, 14-21 dan 18-21 dari Sho Sasaki, Jumat (6/3/2015).
Kalah di game pertama, Hayom sempat memperpanjang napas dengan mangambil game kedua.Namun, Hayom tak kuasa meladeni Sasaki pada game penentuan.
“Hari ini saya main sudah semaksimal yang saya bisa. Kami di lapangan sama-sama ngotot. Tapi, mungkin lawan memang lebih kuat,” kata Hayom.
“Hari ini dia main lebih baik dari saya. Sho penguasaan depannya bagus. Kalau saya adu bola-bola depan, dia masih lebih unggul. Saya banyak buang poin di sana,” kata Hayom yang mengaku tak puas atas hasil ini.
Meski tak puas, Hayom mengaku mengalami peningkatan pada permainannya. “Kalau dibilang puas sih belum, tapi saya merasa ada peningkatan dalam permainan. Ini adalah hasil latihan saya selama ini.
Bagi Hayom ini adalah kekalahan ketiganya di tangan Sasaki dalam lima pertemuan. Pada duel Hayom menang 11-21, 21-17 dan 24-22 saat tampil di Djarum Indonesia Open 2012. (Antara)
Berita Terkait
-
Muhammad Shohibul Fikri Langganan Jadi Runner Up, 'The Real Manusia Silver
-
Gagal Juara All England 2025, Leo/Bagas: Kami Sudah Berusaha
-
Jadi Runner Up All England 2025, Perjuangan Leo/Bagas Layak Diapresiasi
-
Juara Baru All England 2025, China dan Korea Selatan Sabet 2 Gelar
-
Jadwal Final All England 2025, Siapa Juara Baru Tahun Ini?
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Wamensos Buka Pelatihan Sekolah Rakyat di Magelang: Siap Cetak Generasi Kaya & Berkarakter Kuat!
-
Hapus Impunitas Oknum Aparat, Komisi XIII DPR Didorong Masukkan Revisi UU 31/97 ke Prolegnas
-
Aturan Tar dan Nikotin Dikhawatirkan Picu PHK Massal di Industri Kretek
-
Pramono Jamin Stok Pangan Jakarta Aman Meski BUMD Sokong MBG
-
Pasar Cipulir Langganan Tenggelam, Rano Karno Janji Benahi Turap Jebol Sebelum Lebaran
-
Takut Tidak Jalankan Perintah, Pengakuan Mengejutkan Saksi Soal Sosok Jurist Tan di Kasus Nadiem
-
Terjebak Perdagangan Orang, 249 WNI Dipaksa Kerja 18 Jam di KambojaMyanmar
-
Anak Jurnalis Korban Pembunuhan Ngadu ke DPR, Soroti Ketimpangan Perlakuan Hukum Sipil dan Militer
-
Seskab Teddy Ungkap 8 Arahan Prabowo untuk Pimpinan TNI-Polri di Rapim
-
Wacana Prabowo Dua Periode Menguat, Begini Respons PKS Soal Pilpres 2029