Suara.com - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mendarat di Bandara Maimun Saleh, Kota Sabang, Provinsi Naggroe Aceh Darussalam, hari Selasa (10/3/2015) sekitar pukul 09.00 WIB. Kedatangan presiden ke Sabang dalam rangka menghadiri acara pencanangan Gerakan Nasional Ayo Kerja pada 70 Tahun Indonesia Merdeka.
Turut mendampingi Jokowi, Ibu Negara Iriana Widodo dan anak kedua Jokowi, Kahiyang Ayu. Ditemani Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto, dan Kapolda Aceh Irjen Pol. Mochamad Husein Hamidi, Presiden beserta rombongan meluncur menuju kawasan Tugu Nol Kilometer Sabang, tempat akan dilangsungkannya acara.
Ada catatan menarik dari kedatangan Presiden Jokowi ke Sabang. Jokowi menjadi Presiden RI pertama yang menjejakkan kaki di kawasan tugu ini.
"Kehadiran Jokowi ke Tugu Nol Kilometer, ia menjadi presiden pertama republik ini yang mengunjungi tugu ini, B.J. Habibie pernah berkunjung tetapi sebagai Menristek (Menteri Riset dan Teknologi-red), kemudian Megawati juga pernah berkunjung, tapi sebagai Wapres, sedangkan Presiden, Jokowi yang pertama," ujar Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia, Jamaluddin kepada Suara.com.
Sementara itu, pantauan di lokasi, acara peluncuran pencanangan Gerakan Nasional Ayo Kerja pada 70 Tahun Indonesia Merdeka sudah dimulai. Dalam acara yang dipandu oleh aktris Olga Lydia tersebut, nantinya akan dibacakan Piagam Harapan dan Impian 2085 oleh perwakilan anak Aceh berprestasi. [Alfiansyah Ocxie]
Berita Terkait
-
Tolak Usulan JK, Jokowi: Ijazah Asli Sudah Pernah Dipamerkan, Biar Pengadilan yang Memutuskan!
-
Polisi: Restorative Justice Rismon Belum Diputus, Tunggu Gelar Perkara
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?