Suara.com - Tak ada kata selain bejat, untuk menggambarkan dua bocah tanggung ini: Ruben Jose Melandson, 15, dan Raymond Michael Miranda, 14. Keduanya tega memperkosa seorang nenek lumpuh berusia 87 tahun di apartemennya, di California, Amerika Serikat.
Nenek tersebut, sejatinya, tengah tertidur, ketika Ruben dan Raymond membobol apartemen. Nenek, kemudian diikat, untuk selanjutnya diperkosa secara brutal.
Tubuh nenek, termasuk tenggorokannya juga disiram dengan pemutih oleh dua bocah tersebut.
Sempat buron, dua pelaku akhirnya berhasil diciduk oleh polisi, dan kini tengah disidang di pengadilan.
Dalam persidangan, kedua korban mengakui kesalahannya, dan meminta maaf atas perbuatannya. "Saya minta maaf, tapi saya tidak berharap Anda akan memaafkan saya," kata Ruben, seperti dikutip dari laman mirror.
Menyikapi hal tersebut, si nenek, dengan jiwa besar, ternyata mau memaafkan perbuatan bejat dua bocah terhadapnya.
"Kamu masuk ke apartemen saya, dan memperkosa saya. Tapi, saya menghargai permintaan maaf Anda," ujar si nenek.
Meski begitu, maaf saja tidak cukup untuk dapat menghapuskan dosa dua pemuda tersebut. Meski masih terbilang belia, dua bocah, dihukum 30 tahun penjara oleh pengadilan.
Mereka akan ditempatkan di penjara remaja, hingga berusia 18 tahun. Selanjutkan akan dipindahkan ke penjara dewasa, begitu umur mereka cukup.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT