Suara.com - Indonesia bukan satu-satunya negara yang masih menerapkan eksekusi hukuman mati. Pakistan juga menjadi salah satu negara yang masih menerapkan hukuman tersebut.
Moratorium hukuman mati dicabut setelah Taliban menyerang sebuah sekolah dan membantai ratusan orang pada tahun lalu. Pejabat Menteri Dalam Negeri di Pakistan mengungkapkan, ada 8.000 narapidana yang akan menjalani eksekusi hukuman mati pada tahun ini.
Permohonan grasi 8.000 narapidana itu sudah ditolak dan tinggal menunggu pelaksanaan hukuman gantung. Sejak mencabut moratorium hukuman mati pada Desember tahun lalu, Pakistan sudah menggantung 24 narapidana.
Awalnya, moratorium hukuman mati dicabut hanya untuk narapidana dalam kasus terorisme. Namun, kini bukan hanya narapidana kasus terorisme yang akan menjalani eksekusi hukuman mati.
Pejabat Pakistan mengklaim, ada 1.000 permohonan grasi yang sudah ditolak. Sebelum mencabut moratorium hukuman mati, tidak ada warga sipil yang dihukum gantung di Pakistan sejak 2008. (News.com.au)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
-
Tak Terbukti Lakukan Tindak Pidana, Delpedro Dkk Divonis Bebas!
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
Terkini
-
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
-
Ahli BPK Bongkar Dugaan Penyimpangan di Sidang Praperadilan Kasus Kuota Haji
-
Jaksa Dilarang Kasasi, Menko Yusril Nyatakan Nasib Delpedro Cs Kini Final Setelah Putusan PN Jakpus
-
Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah
-
Gempur Lapangan Padel Bodong, Pemprov DKI Segel 206 Lokasi
-
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Pastikan Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tak Panic Buying: Suplai Lancar!
-
Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara
-
Viral! Pemotor Lawan Arah di Pondok Labu Ngamuk Sambil Genggam Batu Saat Ditegur Warga