Suara.com - Masih ingat Lurah Susan Jasmine Zulkifli? Sosok Lurah cantik ini dulu sempat jadi kontroversi ketika mulai menjabat di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Namanya sohor gara-gara sebagian warga menolaknya karena masalah agama.
Lurah Susan dipindahkan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pada Jumat (2/1/2015) lalu untuk memimpin Kelurahan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Dia ditugaskan Ahok untuk mengurusi pemukiman elite tersebut. Disebut daerah elite karena mayoritas warga yang menetap di sana berasal dari kalangan atas.
Pertama-tama setelah menjabat lurah di Gondangdia, Susan langsung menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan tidak pada tempatnya.
Salah satu pedagang yang terkena penertiban adalah tempat usaha bernama Bubur Ayam Tanjung. Lokasi jualan bubur ini di atas trotoar, persis di depan rumah Bambang Trihatmodjo, putra almarhum Presiden Soeharto.
Bubur Ayam Tanjung tak lain adalah langganan keluarga mendiang Soeharto selama bertahun-tahun. Walau tahu itu langganan keluarga mantan penguasa Negeri ini, Lurah Susan tetap menertibkannya karena ia tidak mau pilih kasih.
Ketika berbincang-bincang dengan suara.com baru-baru ini, Susan bercerita Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede sampai kaget begitu tahu warung makan itu ikut ditertibkan.
"Pak Wali sempat bertanya kepada saya, Bubur Tanjung kami dikemanain. Saya bilang kepadanya, saya kasih SP (surat peringatan ditertibkan) pak," ujar Susan mengisahkan kebijakannya.
Susan sudah mendengar Bubur Ayam Tanjung sangat dikenal di kawasan tersebut. Selain menjadi langganan keluarga Cendana (keluarga Soeharto), tempat itu juga memiliki langganan warga kelas atas di kawasan tersebut.
"Bubur Ayam Tanjung ini sangat laris, jam 09.00 WIB sudah habis," katanya.
Belakangan, setelah ditertibkan oleh Lurah Susan, warung bubur tersebut masih berjualan lagi. Tapi, tempatnya bukan di trotoar, melainkan di halaman rumah Bambang Trihatmodjo.
Warung bubur tersebut biasanya dibuka mulai pukul 05.30 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif