Suara.com - Ini aneh, tapi nyata. Di Jalan Angkasa Dalam, Kemayoran, Jakarta Pusat, ada seorang petugas keamanan bernama Rullianto Muenchen Kartono (55) yang memelihara kucing yang bisa memijat orang.
Tono, begitu lelaki beruban itu dipanggil, menamai kucingnya Nur Ali. Ketika suara.com menemui Tono di pos keamanan, dekat pusat kerajinan batu akik, ia menunjukkan seekor kucing belang hitam putih tengah memijat pahanya.
"Kaki bagian depannya pijat-pijat terus. Begitu kakinya mengenai mengenai paha saya, ia menekan seperti jari-jarinya (kuku) gerak, nanti diangkat lagi, lalu menekan lagi," Tono menceritakan.
Tono yang merupakan penyayang kucing liar itu kemudian menceritakan bagaimana ia bertemu Nur Ali. Di salah satu malam pada pertengahan tahun 2014, seperti biasa, ia menyediakan makanan kucing di depan rumah.
Tak lama setelah makanan yang terdiri dari nasi dicampur ikan tongkol siap, satu persatu kucing datang. Ada kucing yang sehari-hari memang selalu berada di rumah Tono maupun kucing liar. Belasan kucing makan bareng dan tidak ada yang yang bertengkar untuk menguasai makanan yang ditempatkan di sebuah panci berukuran agak besar.
Begitu makanan habis, seperti malam-malam sebelumnya, satu persatu kucing pun pergi meninggalkan rumah Tono. Tinggal beberapa ekor kucing yang selama ini memilih tinggal di rumah. Namun ada yang menarik ketika itu, seekor kucing belang hitam putih tidak mau pergi dan terlihat kebingungan.
"Kucing itu tidak mau pergi, setelah itu ya tinggal terus di rumah saya. Saya langsung kasih panggilan saja," kata Tono sambil mengelus-elus bulu Nur Ali di pangkuannya, sementara kakinya masih memijat-mijat Tono.
Sekitar dua minggu setelah hidup di rumah, Tono mulai menangkap kelebihan yang dimiliki Nur Ali. Tono mengakui ia memiliki kelebihan bisa cepat menangkap kebiasaan-kebiasaan kucing sehingga bisa tahu hal-hal yang tidak biasa dari kucing.
"Saya waktu itu sakit perut, pas tidur, eh si Nur Ali naik ke perut saya, lalu dia mijitin perut saya," kata Tono. "Ya setelah tu, sakitnya tidak terlalu melilit lagi."
Istri Tono juga merasakan kelebihan Nur Ali. Ketika sedang capek, tanpa disuruh, Nur Ali datang dan menekan-nekan kaki istri Tono dalam waktu yang cukup lama.
Warga yang tinggal di depan pos keamanan, Titin, juga sangat senang karena pernah merasakan dipijat Nur Ali.
Saat ini, usia Nur Ali sekitar 16 bulan. Kucing lucu ini selalu mengikuti Tono. Bahkan, kalau Tono sedang piket jaga kampung di malam hari, Nur Ali turut serta.
Ngomong-ngomong, kenapa Tono menamai kucing itu Nur Ali?
"Saya inget sahabat sahabat Nabi. Ali. Jadi saya kasih nama Nur Ali. Cahaya Ali," katanya.
Tono juga memperlihatkan jidat kucing tersebut ada tanda putih yang bentuknya agak lancip. Katanya, itu tanda Sulaiman. Sulaiman adalah seorang Nabi yang bisa berdialog dengan hewan.
Selain Nur Ali, di rumah Tono ada sekitar 10 ekor kucing. Di rumahnya yang terletak di Gang Satu ada tujuh ekor, sedangkan di rumahnya yang satu lagi di Gang Kran ada tiga ekor.
Tag
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?