Suara.com - Dari 377 nama kepengurusan Golkar yang dipimpin Agung Laksono, terdapat nama-nama loyalis Aburizal Bakrie (Ical) yang ditunjuk menjadi pengurus Golkar versi Munas Jakarta.
Nama-nama kepengurusan Partai Golkar secara resmi didaftarkan hari ini, Selasa (17/3/2015) ke Kemenkumham.
"Ada sekitar 10 persenlah, sekitar 40-an orang, dan ada di dewan pertimbangan, Wakil Ketua, Wakil Sekjen, Wakil Bendahara," kata Ketua DPP Bidang Hukum dan HAM Lawrens Siburian di Gedung Kemenkumham Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Beberapa orang dari empat puluhan nama tersebut adalah Mahyuddin dan Irshan Sudiro yang menduduki posisi di dewan pertimbangan dan Airlangga.
Dengan diakomodirnya beberapa orang dari kubu Ica tersebut, dia berharap agar dalam waktu dekat, Menkumham bisa mengesahkan kepengurusan.
"Ya karena ini berdasarkan keinginan Mahkamah Partai yang kebetulan sama dengan keinginan pemerintah, maka saya berharap dalam waktu dekat bisa disahkan," kata Lawrens.
Sementara, tawaran posisi Dewan Pertimbangan yang dialamatkan kepada Ical hingga saat ini belum juga mendapat respon.
Selain itu, surat yang dikirim untuk meminta saran Ical dari Agung Laksono, terkait siapa saja yang masuk di dalam kepengurusan juga belum ditanggapi.
"Kita sudah tawarkan posisi Dewan Pertimbangan kepada Pak ARB, tapi belum ditanggapi, begitu juga surat minta pendapat beliau terkait nama-nama yang masuk pengurus," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT