Suara.com - Dua aksi bom bunuh diri terjadi di dua masjid di Sanaa, ibukota Yaman. Empat pelaku bom bunuh diri yang sudah memasang bahan peledak di badannya memasuki masjid Badr dan al-Hashoosh pada Jumat siang waktu setempat.
Ketika itu, warga tengah melakukan salat Jumat. Aksi keji tersebut membuat 142 orang tewas dan 351 lainnya mengalami luka-luka. Saksi mata mengungkapkan, ledakan yang terjadi di dua masjid tersebut seperti gempa bumi.
Kelompok yang merupakan bagian dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa bom bunuh diri tersebut. Sementara itu, relawan mulai sibuk mengangkat jenazah dari dua masjid itu.
Proses pengangkatan jenazah itu diwarnai teriakan pilu dari para relawan. Di masjid Badr, sedikitnya 25 jenazah berada di jalanan dan juga di dalam masjid. Masjid itu biasa digunakan oleh pendukung kelompoj Syiah Muslim Houthi dan juga Sunni.
Kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas insiden itu mengatakan, aksi bom bunuh diri itu dilakukan oleh lima orang yang sudah mendapatkan restu untuk mati. Mereka juga mengancam akan melakukan serangan yang sama terhadap pemberontak lainnya.
Aksi teror ini hanya selang beberapa hari setelah dua lelaki bersenjata menyerang museum di Tunisia dan menewaskan 21 turis. ISIS mengaku berada di balik aksi teror tersebut. (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!