Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan hari ini pihaknya akan menyambangi Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Kedatangannya itu untuk memberikan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk pengesahan pagu anggaran 2014 sebesar Rp72,9 triliun ke Mendagri Tjahjo Kumolo.
Kemendagri sebelumnya telah memberikan waktu 7 hari untuk melakukan pembahasan evaluasi RAPBD DKI Jakarta 2015 antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Namun pembahasan itu tidak menemukan titik temu dan para anggota dewan juga akhirnya sepakat untuk menggunakan Pergub.
"Hari ini kami akan kirim ke Kemendagri, sesuai amanat undang-undang (UU). Begitu tidak bisa menyerahkan itu kan diartikan sudah gagal. Kalau gagal, sesuai undang-undang kami harus kirim surat kepada Mendagri, mengirim Pergub," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (23/3/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur ini juga menerangkan, pihaknya juga meminta bantuan dari Guru Besar Tata Negara dan mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) untuk membuat Pergub tersebut.
"Ini kan pertama kali di Indonesia. Bagi saya, ya, harus kita jalani. Yang penting warga nggak perlu khawatir, pelayanan publik nggak akan terganggu," tutup mantan politisi Partai Gerindra itu.
Sebagai informasi, Jumat (20/3) malam, anggota dewan akhirnya menyatakan untuk menggunakan Pergub. Maka Gubernur Ahok pun berhak menerbitkan Peraturan Gubernur untuk menggunakan APBD Perubahan 2014 dengan pagu anggaran Rp72,9 triliun, yang artinya lebih kecil dibandingkan APBD 2015 senilai Rp73,08 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan